Batam, GrivMedia – Aroma tempe yang sedang difermentasi bercampur dengan aktivitas dapur yang sibuk menyambut kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam, Senin (8/6).
Kunjungan kerja itu menjadi bagian dari upaya memastikan layanan pemasyarakatan berjalan sesuai standar, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Aris meninjau langsung dapur rutan, memeriksa proses pengolahan makanan, penyimpanan bahan baku, hingga distribusi kepada warga binaan. Ia menegaskan kualitas makanan harus tetap menjadi perhatian utama sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan dan wujud pelayanan pemasyarakatan yang humanis.
Peninjauan kemudian berlanjut ke area produksi tempe, salah satu program pembinaan kemandirian unggulan Rutan Batam. Di lokasi tersebut, warga binaan terlibat langsung dalam proses produksi sebagai sarana belajar keterampilan sekaligus meningkatkan produktivitas.
Menurut Aris, program pembinaan yang bernilai ekonomis seperti ini penting untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Tak hanya memantau sarana pembinaan, Aris juga menyapa keluarga warga binaan yang sedang memanfaatkan layanan kunjungan. Ia berdialog singkat dengan para pengunjung guna mendengar langsung pengalaman mereka terhadap pelayanan yang diberikan petugas.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan salat berjamaah di Masjid Rutan Batam bersama jajaran pegawai dan warga binaan. Dalam tausiyahnya, Aris mengajak warga binaan menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Melalui kunjungan tersebut, Aris berharap seluruh jajaran Rutan Batam terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan guna mewujudkan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk warga binaan yang sadar hukum, mandiri, dan berakhlak baik.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












