Balikpapan, GrivMedia — Upaya menjaga kesehatan warga binaan terus diperkuat. Lapas Kelas IIA Balikpapan menggandeng Puskesmas Damai untuk melakukan skrining penyakit menular dan penyakit tidak menular terhadap 200 warga binaan, sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan pemasyarakatan.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan Klinik Lapas Balikpapan bersama tenaga medis Puskesmas Damai. Rangkaian pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga skrining sifilis dan HIV.
Kegiatan berlangsung tertib dengan pendampingan petugas kesehatan. Skrining ini menjadi bagian dari komitmen pemenuhan hak kesehatan warga binaan sekaligus memastikan kondisi kesehatan mereka terpantau secara berkala.
Melalui deteksi dini, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Langkah tersebut juga dinilai penting untuk menekan risiko penularan penyakit serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Program ini menegaskan bahwa layanan kesehatan di dalam lapas bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi













Leave a Reply