Siantar, GM – Jalan Lintas Sumatera di Sinaksak, Simalungun, seketika berubah menjadi panggung kepanikan pada Kamis dini hari, (21/8/25). Sekira pukul 03.30 WIB, sebuah truk tronton bernomor polisi L 9890 UX menghantam Bus Simpati jenis L300 nopol BM 7542 AY, lalu menyeruduk rumah warga di depan RM Burung Goreng.
Benturan keras itu membuat bus terguling, menyeret enam penumpangnya, seluruhnya warga Tapanuli Selatan, ke pusaran kepanikan. Mereka adalah Yusuf Hamdani Hutabarat (71), Saima Ritonga (56), Farida Siregar (54), Bulan Pasaribu (69), Rizki Muliadi (21), dan Farida Hanum Hutabarat (63), warga Desa Panyanggar, Padang Sidempuan. Beruntung, semua korban hanya mengalami luka ringan.
Rumah merangkap warung milik Endang Wahyudi (60) ikut menjadi saksi bisu. Dindingnya retak, etalase bergeser, namun bangunan masih berdiri. “Suara dentumannya keras sekali, seperti ledakan,” ujar seorang warga setempat yang masih terkejut.
Informasi di lapangan menyebut, truk yang dikemudikan Ardiansyah (37), warga Medan, awalnya melaju tak begitu kencang. Namun, entah karena lelah atau hilang kendali, kepala truk keluar jalur, menghantam bus yang dikemudikan Ali Suman (37), warga Pudun Jahe, Padang Sidempuan. Bus pun terguling, lalu terdorong hingga ke halaman rumah Endang. Truk yang tak terkendali terus maju, menindih sebagian badan bus.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa pengemudi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Jalan lintas yang sempat macet kini sudah kembali normal, namun jejak kecelakaan masih jelas terlihat di aspal basah.
Tim GrivMedia












