Samarinda, GrivMedia – Di balik jeruji, kesehatan tetap menjadi hak yang tak boleh dilupakan. Jumat (3/10), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda menggelar pemeriksaan tuberkulosis (TBC) bagi warga binaan, sebuah ikhtiar menjaga tubuh-tubuh yang sedang menebus masa lalu tetap kuat menatap masa depan.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Rutan Samarinda dengan Kementerian Kesehatan melalui Vendor Tirta, serta dukungan Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Sebanyak 250 warga binaan mengikuti pemeriksaan yang akan berlangsung bertahap hingga delapan hari ke depan.
Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalimantan Timur dan Utara, yang hadir membuka acara, menegaskan pentingnya kepedulian petugas dalam menjaga kesehatan warga binaan. “Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tapi wujud nyata perhatian kita agar mereka tetap sehat meski tengah menjalani hukuman,” ujarnya.
Senada, Kasi Pelayanan Tahanan (Yantah) Rutan Samarinda, Dahlan Hidayat, menekankan bahwa pemeriksaan ini adalah bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan. “Kesehatan adalah hak mereka, dan tugas kami memastikan pelayanan itu sampai,” katanya.
Di balik wajah-wajah yang antre menunggu giliran diperiksa, tersimpan harapan sederhana: agar tubuh tetap terjaga hingga saat kebebasan tiba, kembali ke keluarga dalam keadaan sehat. Pemeriksaan TBC ini menjadi penanda bahwa kepedulian, meski dalam lingkar bui, tetap menemukan jalannya.
Laporan: Tim GrivMedia












