Pekanbaru, GrivMedia – Aula SMP Negeri 5 Kota Pekanbaru, Kamis (2/10), berubah menjadi ruang belajar yang tak biasa. Bukan hanya tentang rumus matematika atau deret sejarah, tetapi tentang dunia pemasyarakatan, sebuah ruang yang sering terdengar asing bagi telinga remaja.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai menggelar sosialisasi bertajuk Goes To School, memperkenalkan peran dan fungsi pemasyarakatan kepada para siswa. Kegiatan dibuka oleh Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas, Riko Saputra, yang memaparkan gambaran umum tentang pemasyarakatan serta profesi yang ada di dalamnya.
“Anak-anak perlu tahu, pemasyarakatan bukan hanya tentang tembok tinggi dan jeruji besi. Di dalamnya ada fungsi pembinaan, pengayoman, dan tanggung jawab sosial,” ujar Riko di hadapan siswa yang mendengarkan dengan penuh rasa ingin tahu.
Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, menegaskan dukungannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, mengenalkan sistem pemasyarakatan sejak dini dapat menumbuhkan pemahaman masyarakat, sekaligus membuka ruang dialog tentang pentingnya pembinaan bagi warga binaan.
“Harapan kami, anak-anak SMP ini tidak hanya sekadar tahu, tapi juga memahami bahwa pemasyarakatan hadir untuk membina dan melayani. Semoga mereka bisa menjadi generasi yang sadar hukum dan peduli sesama,” katanya.
Sosialisasi itu menghadirkan nuansa baru: tembok pemasyarakatan seakan runtuh sejenak, membuka jalan agar pemahaman tentang dunia di balik jeruji bisa sampai ke ruang kelas, dan ke hati generasi muda.
Laporan: Tim GrivMedia












