Pekanbaru, GrivMedia — Di balik tembok sunyi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai, secercah cahaya keimanan kembali menyala. Sebanyak 92 mushaf Al-Qur’an dan 10 jilid Iqro’ diserahkan oleh Yayasan Tabung Wakaf Umat Kota Pekanbaru, Senin (13/10), sebagai bentuk kepedulian spiritual bagi para warga binaan.
Bagi sebagian orang, lembaran mushaf mungkin sekadar kertas bertuliskan ayat suci. Namun bagi mereka yang tengah menata hidup di balik jeruji, kitab itu adalah pelita, penuntun di jalan sunyi menuju pertaubatan.
Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, menyambut penuh syukur bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembinaan rohani menjadi salah satu pilar penting dalam proses rehabilitasi moral dan spiritual warga binaan.
“Dengan adanya bantuan Al-Qur’an ini, kami berharap keimanan dan ketakwaan warga binaan semakin meningkat. Semoga ini menjadi bekal mereka untuk hijrah ke jalan hidup yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Reinhards.
Sementara itu, Riko Saputra, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, menambahkan bahwa seluruh mushaf dan Iqro’ akan disalurkan ke Masjid At-Taubah Lapas untuk digunakan dalam kegiatan pembinaan kerohanian Islam.
“Bantuan ini menjadi inventaris masjid dan akan dimanfaatkan langsung oleh warga binaan dalam kegiatan mengaji serta pembinaan iman,” jelasnya.
Bantuan sederhana itu mungkin tak bernilai materi besar, namun maknanya melampaui sekadar donasi. Ia menjadi jembatan antara harapan dan perubahan, antara masa lalu yang kelam dan masa depan yang lebih terang.
Laporan: Tim GrivMedia












