Jeddah, GrivMedia — Hujan deras yang mengguyur pesisir Jeddah, Arab Saudi, sejak Kamis (11/12) memicu banjir bandang yang mengubah sejumlah ruas jalan menjadi aliran sungai coklat yang deras. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, air setinggi paha orang dewasa tampak menyeret kendaraan dan memenuhi jalan utama kota.
Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memperingatkan bahwa cuaca ekstrem belum berakhir. Wilayah Makkah, Madinah, Qassim, Riyadh, Provinsi Timur, hingga Perbatasan Utara masuk zona risiko badai petir berintensitas sedang hingga lebat, disertai hujan es dan angin kencang yang berpotensi memicu banjir susulan.
“Badai petir berpotensi meluas ke wilayah tengah dan barat Kerajaan. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan,” demikian pernyataan NCM yang dikutip dari media lokal.
Sejumlah kawasan seperti Hail, Tabuk, Al-Jouf, hingga dataran tinggi barat daya diprediksi diguyur hujan dengan intensitas ringan–sedang. Kabut tebal juga diperkirakan menyelimuti beberapa wilayah perbukitan.
Hingga Kamis sore, otoritas setempat mengimbau masyarakat menghindari jalur rawan, membatasi aktivitas di luar ruangan, dan mengikuti arahan pertahanan sipil. Belum ada laporan korban jiwa, namun kerusakan ringan pada infrastruktur mulai dilaporkan dari beberapa distrik.
Cuaca ekstrem di Jeddah bukan fenomena baru. Namun derasnya hujan kali ini menghidupkan kembali ingatan warga pada banjir besar tahun–tahun sebelumnya yang sempat melumpuhkan mobilitas kota.
Laporan: Tim GrivMedia












