Samarinda, GrivMedia – Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda menjadi ruang pertemuan yang sarat makna saat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (27/2). Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kalimantan Timur, warga binaan, serta keluarga pembesuk.
Dalam suasana yang khidmat, lantunan ayat suci Al-Qur’an membuka rangkaian kegiatan, menghadirkan ketenangan di balik tembok pembinaan. Momentum Ramadan dimaknai bukan sekadar ritual, melainkan ruang perenungan—tentang kesalahan, harapan, dan kesempatan memperbaiki arah kehidupan.
Endang Lintang Hardiman mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan dan warga binaan menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan. Ia menegaskan, setiap individu memiliki peluang yang sama untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menata masa depan yang lebih bermartabat.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan membangun komitmen menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah keagamaan yang menekankan pentingnya menjaga ibadah, memperbaiki akhlak, dan bersungguh-sungguh dalam taubat. Doa bersama kemudian menjadi penutup yang sarat harapan, sebelum suasana mencair dalam kebersamaan buka puasa antara petugas, warga binaan, dan keluarga.
Safari Ramadan ini menegaskan komitmen pemasyarakatan dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga penguatan spiritual dan nilai kemanusiaan, sebagai fondasi penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












