Advertisement

Dari Balik Jeruji, WBP Perempuan Rutan Samarinda Asah Tari dan Bangun Harapan

Dari Balik Jeruji, WBP Perempuan Rutan Samarinda Asah Tari dan Bangun Harapan

Samarinda, GrivMedia — Aula Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda siang itu tak sekadar menjadi ruang pembinaan. Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan tampak larut dalam gerak tari, pelan, teratur, dan penuh penghayatan. Di balik keterbatasan, mereka merawat harapan melalui seni.

Program latihan tari ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang dirancang untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kepercayaan diri para WBP. Kegiatan dilakukan rutin dengan pendampingan petugas, memastikan proses berjalan tertib dan memberi ruang belajar yang terarah.

Setiap gerakan bukan sekadar koreografi, melainkan proses pemulihan, melatih disiplin, kerja sama, dan ekspresi diri. Seiring waktu, kemampuan para peserta pun berkembang, membuka peluang tampil dalam berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar rutan.

Pihak rutan menilai, pembinaan berbasis seni menjadi pendekatan efektif dalam membentuk kesiapan sosial warga binaan. Selain memberi keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan optimisme untuk kembali berperan di tengah masyarakat setelah masa pembinaan berakhir.

Di ruang yang sederhana itu, langkah-langkah tari menjadi simbol perjalanan baru, pelan, namun pasti, menuju masa depan yang lebih baik.

Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi