Samosir, GrivMedia — Di tengah riuh isu yang menyebut aparat tak bergerak, Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Edward Sidauruk, S.E.,M.M., menjawab dengan tegas, tanpa hiasan. “Kami tidak diam. Upaya pemberantasan terus berjalan.”
Pernyataan itu disampaikan saat dikonfirmasi Jumat (24/4), terkait berkembangnya pemberitaan mengenai praktik perjudian di wilayah Samosir. Ia menegaskan, Sat Reskrim Polres Samosir tetap menjalankan fungsi penegakan hukum melalui penindakan dan pencegahan secara berkelanjutan.
Di balik kerja yang tak selalu terlihat, Edward menyebut ada peran publik yang tak bisa digantikan. Informasi dari masyarakat, menurutnya, menjadi simpul penting dalam membuka jalan penindakan.
“Kami mengajak masyarakat melaporkan setiap aktivitas perjudian. Dukungan publik sangat membantu,” ujarnya.
Ia juga menanggapi anggapan dirinya bungkam saat dikonfirmasi. Menurutnya, ritme tugas di lapangan kerap membuat komunikasi tak selalu secepat harapan.
“Tidak setiap saat kami memegang telepon. Pesan yang masuk juga banyak, ada yang terlewat,” katanya.
Isu perjudian di Samosir belakangan menjadi perhatian. Namun di antara sorotan itu, kepolisian memastikan langkah penanganan tetap berjalan, senyap, namun terus bergerak. Sebab dalam kerja penegakan hukum, tidak semua proses hadir dalam riuh, sebagian justru berlangsung dalam diam.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












