Medan, GrivMedia – Di balik tembok pembinaan, harapan baru kembali dibangun. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan resmi menjalin kerja sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala untuk menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Sahardjo Rutan Kelas I Medan, Senin (22/6), menjadi langkah konkret dalam memenuhi hak pendidikan narapidana sekaligus memperkuat pembinaan berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program tersebut direncanakan diikuti 21 warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Melalui pendidikan kesetaraan, mereka akan memperoleh kesempatan melanjutkan jenjang pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing.
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang tetap harus diberikan kepada setiap warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Melalui kerja sama ini, warga binaan dapat memperoleh akses pendidikan yang layak sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat dengan kemampuan dan kepercayaan diri yang lebih baik,” ujar Andi.
Penandatanganan kerja sama turut dihadiri Kepala PKBM Bina Tunas Muda, Mawarni, serta Ketua Yayasan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala, Achyantito, bersama jajaran pegawai dan pengelola pendidikan.
Mawarni menyatakan komitmen lembaganya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
Sementara itu, Achyantito menilai pendidikan menjadi instrumen penting dalam membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan di lingkungan pemasyarakatan sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial. Dengan bekal pendidikan yang memadai, warga binaan diharapkan kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih siap, mandiri, dan produktif.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi













Leave a Reply