Advertisement

Puluhan Tahun Menanti, Jalan Paluta–Tapsel Akhirnya Diaspal, Warga: Kini Kami Merasakan Kemerdekaan

Pekerjaan pengaspalan jalan Paluta–Tapsel via Sipiongot di Sumatera Utara yang sedang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumut.

Medan, GrivMedia – Harapan panjang warga di jalur penghubung Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menuju Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Sipiongot mulai menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menggenjot pembangunan ruas jalan yang selama puluhan tahun dinantikan masyarakat.

Bagi warga, pengaspalan jalan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan simbol hadirnya negara di wilayah yang selama ini merasa tertinggal.

“Delapan dasawarsa atau menjelang satu abad Indonesia merdeka, kami baru mulai merasakan arti kemerdekaan itu,” ujar seorang warga bermarga Ritonga, Jumat (26/6).

Menurutnya, akses jalan yang layak menjadi kebutuhan mendasar masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Data Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Sumatera Utara mencatat progres pembangunan hingga 21 Juni 2026 berjalan lebih cepat dari target. Ruas Hutaimbaru–Sipiongot telah mencapai 23,474 persen, sementara ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu mencapai 6,60 persen dan Sipiongot–Tolang menuju perbatasan Tapanuli Selatan mencapai 3,348 persen.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan proyek kini memasuki tahap pengerasan menggunakan lapisan aspal AC-BC sebagai fondasi peningkatan kualitas jalan.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan pembangunan ruas Sipiongot–Tolang telah memasuki tahap penggalian dan penimbunan badan jalan. Jalur tersebut dirancang melintasi tujuh desa di Kabupaten Padang Lawas Utara serta diharapkan memperkuat konektivitas Paluta, Labuhanbatu, dan Tapanuli Selatan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan seluruh ruas jalan Paluta–Tapsel melalui Sipiongot dapat rampung pada 2028 sebagai bagian dari pemerataan pembangunan hingga kawasan pelosok.

Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *