Pekanbaru, GM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus mendorong kreativitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pelatihan dan pengembangan keterampilan. Sebagai bagian dari percepatan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Rumbai mengirimkan berbagai produk unggulan hasil karya WBP, Selasa (04/03/25).
Produk yang dikirimkan meliputi kotak tisu dari limbah triplek dan tempurung kelapa, bingkai foto dengan lukisan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, replika bunga dari tempurung kelapa, asbak rokok berbentuk kura-kura, serta miniatur kapal dari kardus bekas. Produk-produk ini nantinya akan diperkenalkan ke masyarakat luas sebagai bukti bahwa WBP mampu menghasilkan karya berkualitas.
Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.
“Sebagai instansi pembina, kami ingin meningkatkan kreativitas dan inovasi WBP dengan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasaran, baik dari segi desain maupun harga,” ujar Reinhards.
Program ini tidak hanya menjadi sarana rehabilitasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para WBP. Dengan bimbingan yang tepat, mereka diharapkan dapat mandiri dan memiliki keterampilan wirausaha setelah bebas.












