Advertisement

Razia Lapas Narkotika Siantar Disorot, Dugaan Kebocoran Mengemuka

Razia Lapas Narkotika Siantar Disorot, Dugaan Kebocoran Mengemuka

Siantar, GrivMedia — Upaya penertiban di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar kembali dipertanyakan. Razia yang digelar sebagai langkah pembersihan justru diduga tak efektif, menyusul informasi adanya kebocoran sebelum pelaksanaan.

Sejumlah sumber menyebut, agenda razia kerap lebih dulu diketahui oleh pihak di dalam. Situasi ini diduga memberi ruang bagi upaya mengamankan barang-barang terlarang, mulai dari alat komunikasi hingga sarana aktivitas ilegal, sebelum petugas melakukan pemeriksaan.

Akibatnya, razia kerap berakhir tanpa temuan signifikan. Kondisi tersebut memicu kecurigaan publik, terlebih dugaan kebocoran disebut bukan peristiwa tunggal, melainkan berulang dalam kurun waktu tertentu.

Di sisi lain, persoalan di dalam lapas dinilai belum sepenuhnya terselesaikan. Informasi yang beredar mengindikasikan praktik terlarang, termasuk dugaan penipuan daring, masih berlangsung pascarazia.

Sorotan pun mengarah pada efektivitas pengawasan internal. Sejumlah pengamat menilai, peran kepala lapas menjadi kunci dalam memastikan razia tidak sekadar prosedur administratif, melainkan langkah nyata yang menyentuh akar persoalan.

“Razia harus dijalankan secara terbuka, teliti, dan menyasar substansi, bukan sekadar formalitas,” ujar seorang pengamat yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Lapas Narkotika Pematangsiantar, Pujiono Slamet, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.

Publik kini menanti langkah konkret dari pihak terkait. Di balik jeruji yang seharusnya menjadi ruang pembinaan, kepercayaan masyarakat dipertaruhkan: apakah penegakan aturan berjalan sungguh-sungguh, atau sekadar rutinitas tanpa hasil.

Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *