Siantar, GrivMedia — Lebih dari 100 karateka dari berbagai dojo di wilayah Siantar–Simalungun mengikuti latihan bersama dan ujian kenaikan sabuk yang digelar Perguruan Karate Kala Hitam Indonesia Cabang Pematangsiantar, Sabtu (18/4).
Kegiatan yang dipusatkan di ICHIGEKI Dojo, Vihara Vidya Maha Maitreya, diawali dengan long march mengelilingi kota sebelum dilanjutkan sesi latihan bersama. Suasana kebersamaan tampak kuat, mencerminkan soliditas antar dojo dalam satu perguruan.
Guru Besar Kala Hitam Indonesia sekaligus Country Director Kyokushinryu Indonesia, Shihan Sujarwo, hadir langsung dan memimpin latihan. Ia menekankan pentingnya disiplin dan konsistensi dalam menempuh jalan bela diri.
“Latihan harus dilakukan dengan fokus dan komitmen. Tanpa itu, perkembangan tidak akan tercapai,” ujarnya di hadapan peserta.
Pimpinan ICHIGEKI Dojo, Sensei Lee Vita Fannoto, menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyatukan standar teknik dan kurikulum latihan sesuai garis perguruan dan standar internasional. Menurutnya, latihan bersama akan terus digelar secara berkala untuk memperkuat kualitas atlet.
Selain latihan, kegiatan juga dirangkai dengan ujian kenaikan sabuk, mulai dari tingkat dasar hingga sabuk hitam (dan). Para peserta yang dinyatakan lulus menerima sabuk baru dalam prosesi penutupan yang berlangsung sederhana namun penuh makna.
Pembina dojo, Susanto Tan Wijaya, mengapresiasi kekompakan para pelatih dan karateka. Ia menilai kebersamaan dan keikhlasan menjadi fondasi utama perkembangan perguruan di wilayah tersebut.
Sejumlah pimpinan dojo dari daerah lain turut hadir, di antaranya perwakilan dojo Siborongborong, Indrapura, dan Rindung. Mereka sepakat bahwa semangat kekeluargaan tanpa kepentingan pribadi menjadi kunci keberlanjutan organisasi.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan teknis karateka, tetapi juga membangun karakter disiplin serta melahirkan atlet berprestasi dari Pematangsiantar dan sekitarnya.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi













Leave a Reply