Doloksanggul, GM — Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Junita Rebekka Marbun, SH., M.AP, mengunjungi Dinas Peternakan dan Perikanan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Kunjungan ini disambut langsung oleh Kadis Peternakan dan Perikanan, Parman Lumbangaol, di ruang kerjanya. Senin, (5/5/25).
Dalam pertemuan tersebut, Kadis memaparkan potensi besar Humbahas dalam pengembangan peternakan dan perikanan. Kabupaten ini memiliki lahan luas serta limbah perkebunan yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Bahkan, Humbahas dinilai berpotensi menjadi sentra ternak ruminansia seperti sapi dan kerbau.
Tahun ini, Pemkab merancang pendirian UPTD Peternakan Pembibitan Unggul di atas lahan seluas 5 hektare di Desa Hutabagasan, Doloksanggul. Fasilitas ini akan difokuskan pada ternak babi, sapi, dan kerbau, serta kemungkinan pengembangan kuda.
Di sektor perikanan, Humbahas menghadapi tantangan pasca-penerapan kebijakan zero keramba di Danau Toba. Sebagai solusi, Pemkab mendorong budidaya ikan air tawar dengan bantuan kolam terpal, khususnya untuk ikan lele. Pengolahan pakan mandiri juga digalakkan guna menekan biaya produksi.
Wabup Junita menyarankan agar pengembangan ternak unggas seperti ayam petelur juga diupayakan, mengingat manfaatnya bagi kesehatan anak-anak sekolah. Ia mendorong kerjasama dengan pihak swasta dan pengolahan pakan lokal demi meningkatkan produksi, pemenuhan kebutuhan pangan, dan pendapatan masyarakat.
“Dengan dukungan masyarakat dan sinergi antar-stakeholder, Humbahas bisa mandiri dalam penyediaan daging dan ikan,” pungkasnya.












