Advertisement

Klarifikasi Warga soal Isu Pemerasan Ketua RW di Binong: “Itu untuk Kepentingan Bersama”

Tangerang, GM – Polemik dugaan pemerasan oleh seorang Ketua RW di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, menuai respons dari warga. Mereka menyebut isu yang beredar belakangan terlalu dibesar-besarkan dan tidak mencerminkan situasi sebenarnya.

Seorang warga Kampung Cijengir yang enggan disebutkan namanya menyatakan dana yang ramai disebut “uang kearifan lokal” sejatinya merupakan bentuk gotong royong untuk kepentingan lingkungan.

“Kenapa langsung dikaitkan dengan pasal pemerasan? Justru kita harus tanya dulu, siapa yang memeras dan siapa yang merasa diperas?” ujarnya saat ditemui awak media pada Kamis, (30/7/25).

Ketua Karang Taruna RW 03, Idris, juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa dana dari proyek pembangunan memang telah disepakati bersama warga untuk memperbaiki jalan, merenovasi mushola, dan sebagian disimpan di kas RW. “Semua keputusan dibahas terbuka dalam rapat. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” katanya.

Idris menyayangkan pemberitaan yang dinilainya tidak proporsional. Menurutnya, Ketua RW yang kini disorot justru dikenal memiliki visi membangun kampung dan telah menunjukkan itikad baik sejak lama.

Tokoh masyarakat Kampung Cijengir, Asmanto, menambahkan bahwa Ketua RW tersebut bahkan pernah membangun saluran air menggunakan dana pribadi. “Warga tahu itu. Tidak adil kalau hanya karena satu berita, beliau langsung dicap buruk,” ujarnya.

Warga berharap isu ini segera mereda dan tidak mengganggu semangat pembangunan di lingkungan mereka.

Brata, Kontributor

Iklan Jivantika Berita