Advertisement

Ribuan Warga Binaan di Kaltim Terima Remisi HUT RI ke-80, Gubernur Rudi Mas’ud: “Saatnya Bangkit dan Memperbaiki Diri”

Samarinda, GM – Hujan rintik yang jatuh di Minggu pagi tak menyurutkan khidmat upacara di Lapas Kelas IIA Samarinda. Di balik pagar besi, harapan menemukan jalannya: ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Kalimantan Timur menerima pengurangan masa pidana atau remisi pada momentum Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Minggu, (17/8/25).

Kegiatan pemberian remisi umum ini digelar secara terpusat dan dihadiri Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud, yang menyerahkan secara simbolis surat remisi kepada perwakilan warga binaan. Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Heru Yuswanto, turut hadir mendampingi jalannya acara yang berlangsung khidmat.

“Remisi bukan sekadar keringanan hukuman, melainkan tanda kepercayaan. Semoga ini menjadi motivasi bagi saudara-saudara untuk terus memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Rudi Mas’ud dalam sambutannya.

Remisi, yang lahir dari semangat kemerdekaan, dipandang sebagai hadiah kecil dari negara kepada mereka yang berperilaku baik selama menjalani pembinaan. Ribuan warga binaan di seluruh lapas dan rutan se-Kalimantan Timur merasakan berkah yang sama, menegaskan bahwa pembinaan bukanlah sekadar hukuman, melainkan jalan menuju perbaikan diri.

Acara ditutup dengan doa bersama, sebuah simbol harapan agar Indonesia yang merdeka juga mampu memberi ruang bagi warganya untuk bangkit, bahkan dari keterpurukan paling dalam.

Tim GrivMedia