Samarinda, GrivMedia — Tongkat estafet kepemimpinan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda resmi berpindah tangan. Kamis, (2/10/25), aula rutan menjadi saksi peralihan jabatan dari Heru Yuswanto kepada Rahmad Tri Raharjo. Sebuah prosesi yang tidak hanya formal, tetapi juga sarat emosi perpisahan dan penyambutan.
Serah terima jabatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Timur, Hernowo Sugiastanto, pejabat utama Kanwil, para kepala UPT Pemasyarakatan, serta Dharma Wanita Persatuan.
Dalam sambutannya, Heru Yuswanto yang telah menakhodai Rutan Samarinda selama satu tahun lebih, berpamitan dengan nada rendah hati.
“Saya mohon maaf apabila selama memimpin ada kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Terima kasih atas dukungan semua pihak. Mohon doa agar di tempat baru saya dapat menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya, disambut hangat hadirin.
Tongkat komando lalu berpindah ke Rahmad Tri Raharjo. Dengan bahasa yang penuh harapan, ia memperkenalkan diri sekaligus berjanji melanjutkan capaian pendahulunya. “Saya berharap dukungan rekan-rekan semua, agar sinergi yang telah terbangun tetap terjaga demi kemajuan Rutan Samarinda,” kata Rahmad.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Hernowo Sugiastanto, memberi penghormatan kepada Heru atas dedikasinya. Ia juga menitip pesan tegas kepada pejabat struktural dan staf Rutan. “Program yang baik dilanjutkan, yang kurang ditingkatkan. Dukung pimpinan baru, tetap satu komando, jangan neko-neko. Apa pun arahan pusat, jalankan,” tandasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata, ramah tamah, serta penghormatan terakhir kepada Heru Yuswanto. Di ruang yang sama, suasana keakraban sekaligus harapan baru bergema: kepemimpinan boleh berganti, tapi semangat pengabdian tetap abadi.
Laporan: Tim GrivMedia












