Samarinda, GrivMedia — Lorong-lorong Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda tampak lebih hening dari biasanya. Suara langkah petugas bergema di antara jeruji, membawa pesan tegas: tidak ada ruang bagi handphone, pungli, dan narkoba atau yang lebih dikenal sebagai “halinar.”
Dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Gilang Wisnuwardhana, jajaran pengamanan menggelar razia rutin di kamar hunian warga binaan, Rabu (29/10). Satu per satu sudut kamar diperiksa, setiap lipatan pakaian dan celah dinding tak luput dari pantauan. “Razia ini merupakan deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami ingin memastikan Rutan tetap bersih dari halinar,” ujar Gilang.
Di balik kesibukan itu, semangat pembenahan terus digelorakan. Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rahmad Tri Raharjo, menegaskan kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tiga belas program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin pertama tentang penguatan integritas dan keamanan lembaga pemasyarakatan.
“Rutan Samarinda berkomitmen penuh menciptakan suasana kondusif dan lingkungan pembinaan yang bersih dari penyalahgunaan handphone, pungutan liar, dan narkoba. Ini bukan hanya langkah pengawasan, tapi juga upaya membangun budaya disiplin dan tanggung jawab,” ujarnya.
Rahmad menambahkan, razia bukan sekadar mencari barang terlarang, tapi juga menjadi edukasi bagi warga binaan agar memahami bahaya dan konsekuensi dari kepemilikan halinar. “Dengan rutin melakukan razia, kami berharap warga binaan semakin sadar dan menjauhi praktik terlarang. Ini demi kebaikan mereka sendiri dan keamanan bersama,” tegasnya.
Kegiatan semacam ini, kata Rahmad, akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya sebagai bentuk kewaspadaan, tapi juga sebagai cermin komitmen Rutan Samarinda menuju ‘Zero Halinar’. Di balik jeruji, tekad itu terus diasah: membangun tata tertib, menjaga kepercayaan, dan memastikan pemasyarakatan tetap menjadi ruang pembinaan, bukan arena pelanggaran.
Laporan: Tim GrivMedia












