Medan, GrivMedia — Dalam suasana malam yang hening, langkah-langkah tegas terdengar dari balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli. Menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan, jajaran petugas menggelar razia serentak sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, ini melibatkan sinergi aparat TNI dari Koramil 10 Medan Marelan serta personel Polri dari Polsek Medan Labuhan. Seluruh jajaran pengamanan turut dikerahkan dalam operasi yang berlangsung pada malam hari tersebut.
Razia ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus penegasan komitmen menuju lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari praktik terlarang. Fokus utama diarahkan pada upaya mewujudkan “Zero Halinar”, yakni bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di dalam rutan.
Eddy Junaedi menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk keseriusan institusi dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas.
“Sinergi lintas aparat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan. Ini adalah langkah nyata kami dalam memastikan rutan tetap kondusif,” ujarnya.
Seluruh personel yang terlibat dinilai menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas, meski harus bekerja di tengah waktu istirahat malam. Upaya ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pengawasan dan penegakan aturan di lingkungan pemasyarakatan tidak mengenal waktu.
Dengan langkah konsisten dan kolaborasi berkelanjutan, Rutan Labuhan Deli meneguhkan komitmennya dalam mendukung reformasi pemasyarakatan yang bersih dan profesional.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












