Advertisement

BARAHATI Desak Polres Pematangsiantar Usut Dugaan Narkoba dan TPPO di Koin Bar

BARAHATI Desak Polres Pematangsiantar Usut Dugaan Narkoba dan TPPO di Koin Bar

Siantar, GrivMedia — Tempat hiburan malam Koin Bar di Jalan Parapat, Kota Pematangsiantar, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan potensi eksploitasi perempuan yang disebut-sebut mengarah pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Ketua Komunitas Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal (BARAHATI), Zulfikar Efendi, Selasa (10/2/2026), mendesak Polres Pematangsiantar melakukan penyelidikan menyeluruh dan terbuka atas dugaan tersebut. Ia menilai, isu yang berulang tanpa kejelasan penindakan dapat memicu keresahan masyarakat.

“Jika ada dugaan peredaran narkoba dan eksploitasi perempuan, itu harus diusut tuntas. Penegakan hukum harus transparan agar tidak menimbulkan spekulasi,” ujar Zulfikar.

Menurut dia, informasi mengenai dugaan peredaran ekstasi di lokasi itu telah lama beredar di tengah masyarakat. Ia juga menyinggung adanya kabar dugaan eksploitasi perempuan yang, jika terbukti, dapat masuk kategori kejahatan serius. Namun demikian, seluruh tudingan tersebut masih memerlukan pembuktian hukum.

BARAHATI meminta kepolisian melakukan langkah konkret, termasuk razia rutin dan pendalaman informasi di lapangan, guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum. Desakan itu, kata Zulfikar, merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat sipil terhadap penegakan hukum.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola Koin Bar maupun keterangan dari Polres Pematangsiantar terkait tudingan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi.

Pengamat hukum pidana di Sumatera Utara yang dihubungi terpisah menyatakan, setiap dugaan tindak pidana, baik narkotika maupun TPPO, harus ditangani berdasarkan alat bukti yang sah. “Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi,” ujarnya.

Isu ini kembali menegaskan pentingnya sinergi aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat dalam mencegah peredaran narkoba serta melindungi kelompok rentan dari potensi eksploitasi.

Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi