Advertisement

Vampire Spa Diduga Libatkan ABG dalam Prostitusi

Medan, GM — Praktik prostitusi berkedok spa kembali mencuat di Kota Medan. The Vampire Spa yang berlokasi di Komplek Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto, diduga menyediakan layanan seksual dan menjual minuman beralkohol tanpa izin.

Investigasi lapangan mengungkap, pelanggan cukup merogoh kocek Rp600 ribu untuk mendapatkan layanan “paket lengkap” mulai dari pijat, mandi, hingga aktivitas seksual di ruang tertutup. Salah satu terapis yang enggan disebutkan namanya mengaku baru berusia 17 tahun. Ia hanya menerima separuh dari bayaran, sementara sisanya disetorkan melalui kasir yang juga merangkap resepsionis.

“Pilih terapisnya lewat Instagram dulu, nanti reservasi lewat WhatsApp,” ujarnya.

Di lantai dasar bangunan, tersedia bar tersembunyi dengan sofa dan minuman beralkohol yang disajikan secara tertutup kepada tamu. Transaksi dilakukan diam-diam, menyusup di antara layanan spa.

Beberapa pekerja menyebut, tempat itu sudah lama beroperasi tanpa gangguan. “Sudah ada yang urus, bang. Aman kok di sini. Pengusaha sudah koordinasi,” kata salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Praktik semacam ini diduga berlangsung terang-terangan tanpa pengawasan ketat. Tokoh masyarakat setempat menyayangkan lemahnya kontrol dari aparat dan pihak terkait. “Kalau benar melibatkan anak di bawah umur dan alkohol tanpa izin, harusnya sudah ditutup dari dulu,” ujar seorang tokoh masyarakat yang tinggal tak jauh dari lokasi. Rabu, (14/5/25).

Hingga laporan ini diterbitkan, pihak Polda Sumatera Utara belum berhasil dimintai keterangan.