Ada orang-orang yang diciptakan Tuhan dengan hati yang tak biasa. Ia salah satunya.
Aku mengenalnya sebagai pribadi yang selalu peduli pada sekitar. Tangannya ringan membantu, ucapannya menenangkan, dan semangatnya seolah tidak pernah habis meski hidup berkali-kali mengajaknya bertarung dengan keadaan.
Lalu hari itu datang.
Hari ketika tubuhnya mulai diuji oleh rasa sakit.
Namun anehnya, ia masih tetap berdiri dengan senyum yang sama. Masih mencoba terlihat kuat. Masih berusaha menenangkan orang lain, meski mungkin dirinya sendiri sedang berjuang melawan rasa yang tidak sederhana.
Di situlah aku sadar, kekuatan seseorang kadang bukan tentang tubuh yang tak pernah lemah, melainkan hati yang memilih tetap tabah meski sedang diuji.
Untukmu yang sedang berjuang melawan sakit, dengarlah satu hal ini: kamu tidak sendiri.
Ada banyak doa yang diam-diam sedang mengetuk langit untukmu. Ada banyak harapan yang tidak ingin melihat semangatmu runtuh. Sebab orang sepertimu terlalu berharga untuk menyerah pada keadaan.
Penyakit mungkin datang menguji tubuhmu, tetapi jangan biarkan ia menyentuh semangatmu. Jangan biarkan rasa takut mengambil cahaya dari matamu. Karena sejatinya, harapan hidup di dalam hati orang-orang yang masih mau bertahan.
Dan kamu adalah orang kuat itu.
Percayalah, badai tidak selamanya tinggal. Akan ada pagi yang kembali membawa kabar baik. Akan ada hari ketika langkahmu kembali ringan, tawamu kembali lepas, dan semua orang melihatmu berdiri lebih kuat dari sebelumnya.
Jika hari ini terasa berat, maka bertahanlah sedikit lagi. Jika tubuhmu lelah, maka istirahatlah tanpa menyerah. Karena hidup masih menunggu senyum terbaikmu kembali.
Tuhan tidak sedang menjatuhkanmu.
Tuhan hanya sedang menunjukkan betapa kuatnya dirimu melewati semuanya.
Oleh: Ricki Hamdani, A.Md. Kom.












