Siantar, GrivMedia — SMAN 4 Pematangsiantar menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di GOR Suzuya Mall, Kamis (22/1). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan nilai spiritual sekaligus penanaman disiplin salat dalam kehidupan pelajar.
Peringatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah, dilanjutkan tausiyah yang menekankan pentingnya keteladanan Rasulullah SAW dalam membentuk akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa di lingkungan sekolah.
Penceramah, Ustadz Ikrar Anshor, S.Pd.I, menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung pesan mendalam tentang kewajiban salat sebagai pilar utama pembentukan karakter generasi muda.
Ketua PHBI SMAN 4 Pematangsiantar periode 2025–2026 sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Denis Asraf Alghifari, mengatakan kegiatan ini dirancang agar memberi dampak nyata bagi perilaku dan karakter siswa.
“Peringatan Isra Mi’raj ini kami jadikan sebagai momentum untuk menanamkan nilai disiplin salat dalam kehidupan pelajar, agar terbentuk karakter yang lebih baik dan bertanggung jawab,” ujar Denis Asraf Alghifari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SMAN 4 Pematangsiantar yang baru, Suratno, S.Pd., M.Si., serta sejumlah tokoh dan perwakilan instansi, di antaranya Drs. H. Akhyar, M.Pd., Ahmad Kitorik dari BKPRMI, Mukhtar Marbun mewakili Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera, M. Rusli dari Kemenag, Abdul Rasyid, M.Si., dan Khaidir Sufi.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan organisasi Rohani Islam (Rohis) dari sekolah lain sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antar pelajar serta memperkuat jejaring pembinaan keagamaan di kalangan siswa.
Pihak sekolah berharap nilai-nilai Isra Mi’raj dapat diimplementasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari siswa, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam etika, kedisiplinan, dan semangat meraih prestasi.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












