Samarinda, GrivMedia — Rabu (22/10). Langkah tegas namun bersahaja dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kalimantan Timur, Hernowo Sugiastanto, menyusuri halaman rutan yang teduh di bawah langit Samarinda.
Bukan kunjungan seremonial belaka, kedatangannya adalah bentuk kepastian bahwa roda keamanan dan pembinaan di balik jeruji besi benar-benar berputar dengan tertib, aman, dan manusiawi.
“Rutan adalah rumah kedua bagi mereka yang sedang menebus masa lalu. Maka jagalah rumah ini seperti milik sendiri,” pesan Hernowo, sembari berdialog santai dengan para warga binaan di area taman perpustakaan.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban. Tidak boleh ada puntung rokok berserakan, tidak boleh ada ego yang dibiarkan tumbuh menjadi bara. “Kalau ada masalah, selesaikan dengan cara kekeluargaan. Laporkan ke petugas, mereka adalah orang tua kalian di sini,” ucapnya tenang namun tegas.
Dalam kesempatan itu, Hernowo juga menegaskan larangan keras terhadap peredaran dan penggunaan barang terlarang di dalam rutan. “Kalau sampai ada yang bermain barang haram, saya pastikan dipindahkan ke Nusakambangan. Tidak ada toleransi,” tegasnya, menutup kalimat dengan tatapan yang menuntut disiplin dan tanggung jawab.
Sementara itu, Kepala KPR Rutan Samarinda, Gilang Wisnuwardhana, menjelaskan bahwa dengan kapasitas hunian yang padat, tantangan keamanan dan pembinaan menjadi semakin kompleks. Namun semangat jajaran Rutan Samarinda tak surut.
“Kami terus berbenah, menjaga stabilitas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan meski dengan sarana terbatas. Kehadiran Bapak Kakanwil memberi semangat baru bagi kami,” ujar Gilang.
Kunjungan Hernowo menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan bukan sekadar pengurungan, melainkan proses memulihkan manusia, menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan kebersamaan, agar kelak ketika pintu besi itu terbuka, mereka keluar sebagai pribadi yang lebih utuh.
Dari balik dinding dan jeruji, suara perubahan memang tak selalu keras. Tapi hari itu, di Rutan Samarinda, gema ketertiban terdengar jelas, lembut namun pasti.
Laporan: Tim GrivMedia












