Advertisement

Ratusan Kios Pajak Parluasan Hangus, Dugaan Api Berasal dari Area Kamar Mandi

Kobaran api dan asap tebal membakar ratusan kios di Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota Pematangsiantar pada dini hari.

Siantar, GrivMedia — Langit dini hari di Pasar Dwikora atau yang lebih dikenal sebagai Pajak Parluasan mendadak memerah. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 02.30 WIB, Kamis (18/6), melahap ratusan kios di salah satu pusat perdagangan di Kota Pematangsiantar.

Asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara para pedagang hanya bisa menyaksikan lapak dan sumber penghidupan mereka berubah menjadi puing dalam hitungan jam.

Roi, warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, mengatakan api pertama kali terlihat dari area sekitar kamar mandi pasar. Dalam waktu singkat, kobaran membesar akibat banyaknya material kios yang mudah terbakar serta tiupan angin yang cukup kencang.

“Kami sempat berteriak kebakaran. Warga langsung berlarian membantu memadamkan api, tetapi api terus membesar dan cepat merambat ke kios-kios lain,” ujarnya.

Sejumlah saksi juga mengaku melihat seorang pria tak dikenal berada di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi. Namun hingga kini informasi tersebut masih sebatas keterangan awal dan belum dapat dipastikan keterkaitannya dengan penyebab kebakaran.

Enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar, dibantu dua unit dari PT STTC, personel BPBD, Polres Pematangsiantar, dan Brimob Sumut diterjunkan ke lokasi. Petugas berjibaku selama berjam-jam sebelum api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.15 WIB.

Selain membantu proses pemadaman, aparat gabungan juga melakukan pengamanan area guna menghindari risiko lanjutan di tengah kerumunan warga yang memadati lokasi.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ), Bolmen Silalahi, turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para pedagang serta memastikan pendataan kerusakan dilakukan secara menyeluruh.

“Kami fokus melakukan pendataan kios yang terdampak sebagai dasar penanganan dan pemulihan ke depan,” kata Bolmen.

Data sementara menunjukkan Pasar Dwikora memiliki sekitar 2.125 kios. Ratusan di antaranya dilaporkan terdampak kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material diperkirakan mencapai nilai yang sangat besar.

Hingga kini, Polres Pematangsiantar masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Bagi para pedagang, kebakaran ini bukan sekadar musnahnya bangunan dan barang dagangan. Di balik abu yang tersisa, tersimpan harapan ribuan keluarga yang selama ini menggantungkan hidup dari denyut ekonomi Pasar Dwikora.

Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *