Medan, GrivMedia — Di balik tembok tinggi pemasyarakatan, harapan tetap ditumbuhkan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menebar sebanyak 10.000 bibit ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (5/1).
Kegiatan yang berlangsung di area branggang Lapas Kelas I Medan itu menjadi bagian dari upaya sistematis membekali WBP dengan keterampilan praktis di bidang budidaya perikanan. Program ini tidak hanya berorientasi pada aktivitas produktif, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan etos kerja, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan warga binaan.
Penaburan bibit lele tersebut merupakan wujud komitmen Lapas Kelas I Medan dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia WBP. Melalui proses pembinaan berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara nyata setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan berjalan tertib dan lancar serta didokumentasikan sebagai bagian dari laporan pembinaan. Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












