Padangsidimpuan, GrivMedia b— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menggelar tausiyah keagamaan di Masjid Al-Ikhlas, Rabu (21/1), sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan.
Tausiyah tersebut menghadirkan Ustadz Abdul Mun’im Ritonga, yang mengajak jamaah memaknai kehidupan sebagai perjalanan singkat menuju alam akhirat. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal kehidupan yang kekal.
“Dunia hanya persinggahan sementara. Setiap manusia perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan ibadah dan perilaku yang diridhai Allah SWT,” ujar Ustadz Abdul Mun’im di hadapan warga binaan.
Kegiatan berlangsung khidmat. Warga binaan tampak menyimak dengan penuh perhatian setiap pesan yang disampaikan. Tausiyah ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kesadaran spiritual selama menjalani masa pembinaan.
Melalui kegiatan keagamaan berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan menegaskan komitmennya dalam membina kepribadian warga binaan agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, menyadari kesalahan, serta siap kembali ke tengah masyarakat dengan nilai-nilai moral dan religius yang kuat.
Pembinaan keagamaan tersebut juga sejalan dengan sistem pemasyarakatan yang menempatkan aspek spiritual sebagai fondasi penting dalam proses perubahan dan reintegrasi sosial warga binaan.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












