Dumai, GrivMedia — Tembok tahanan tak semestinya membatasi ruang bagi seseorang untuk memperbaiki diri. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai, pembinaan kerohanian menjadi salah satu jalan untuk merawat iman dan menumbuhkan harapan warga binaan.
Rutan Dumai menerima kunjungan kerohanian dari Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) bersama Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Dumai untuk melaksanakan ibadah bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Katolik.
Ibadah berlangsung khidmat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga binaan untuk menjalankan ibadah, memperkuat iman, serta memperoleh dukungan spiritual selama menjalani masa pembinaan.
Kehadiran Posbakumadin dan perwakilan gereja juga mencerminkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai moral, mendorong introspeksi, dan menumbuhkan perilaku yang lebih baik.
Bagi Rutan Kelas IIB Dumai, pembinaan kerohanian merupakan bagian dari upaya membangun pendekatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan positif. Bekal spiritual diharapkan membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.
Sinergi antara Rutan Dumai dan pihak eksternal diharapkan terus berlanjut agar pembinaan keagamaan dapat berjalan berkesinambungan, sekaligus memberi ruang bagi warga binaan untuk menata kembali kehidupan mereka.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












