Advertisement

Prabowo Digoda Teddy untuk Berhenti Berpidato: “Gue Ini Presiden, Ted!”

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Rakornas TPAKD di JIExpo Jakarta, dengan momen gurauan mengenai isyarat Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Jakarta, GrivMedia – Tawa pecah di tengah forum nasional ketika Presiden Prabowo Subianto mengungkap isyarat Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya agar dirinya mengakhiri pidato. Dengan nada bercanda, Prabowo menggoda ajudan sekaligus pejabat kabinetnya itu di hadapan para peserta.

Momen tersebut terjadi saat Prabowo menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di JIExpo, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).

Di penghujung sambutannya, Prabowo bercerita bahwa Teddy memberinya tanda agar segera berhenti berbicara. Ia lantas melontarkan kelakar tentang seorang letnan kolonel yang berani mengatur presiden.

Rekomendasi Produk
Bardi Smart Indoor CCTV Beli Sekarang →

“Ini Pak Teddy, Seskab, kasih isyarat, ‘Cukup, Pak, cukup.’ Letkol ngatur presiden,” ujar Prabowo, disambut tawa peserta.

Prabowo kemudian kembali menggoda Teddy dengan kalimat singkat yang menambah riuh suasana.

“Gue ini Presiden, Ted!” katanya.

Sebelum mengakhiri pidato, Prabowo sempat menyinggung gaya penyampaian sambutan yang harus sopan dan halus. Namun, menurutnya, pidato yang terlalu normatif berisiko membuat peserta mengantuk.

Isyarat Teddy pun menjadi penanda berakhirnya sambutan tersebut. Prabowo kemudian meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini saya resmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan,” ucapnya sebelum menutup sambutan.

Momen itu memperlihatkan suasana santai di tengah agenda resmi pemerintah, ketika gurauan singkat antara presiden dan Seskab menjadi perhatian para undangan.

Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi