Advertisement

Rutan Samarinda Gelar Pelatihan Moralitas “Who Am I”, Bangun Kesadaran dan Akhlak Warga Binaan

Pelatihan Rutan Samarinda

Samarinda, GrivMedia — Di balik jeruji besi, bukan hanya deru pengawasan yang terdengar, tetapi juga gema pembinaan moral. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda, menggandeng Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI) untuk menggelar pelatihan bertajuk “Who Am I”, Selasa (4/11).

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam memperkuat program pembinaan karakter di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rutan di Kalimantan Timur dan Utara.

Melalui pendekatan spiritual dan psikologis, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diajak mengenal jati diri, menggali nilai moralitas, dan menumbuhkan kesadaran diri untuk berubah. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan reflektif, dipandu langsung oleh fasilitator YPMBPBI.

Kasi Pelayanan Tahanan Dahlan Hidayat, yang mewakili Kepala Rutan Samarinda Rachmad Tri Raharjo, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi warga binaan dalam membangun moralitas dan budi pekerti luhur, agar kelak mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Erina Wongso, pendiri sekaligus pembina YPMBPBI, mengajak peserta untuk merenungkan makna keberadaan diri.

“Setiap manusia pada dasarnya memiliki sifat dasar yang baik. Mari menggali kebaikan hati nurani dan menanamkan nilai moral dalam diri,” ungkap Erina.

Menurutnya, setiap individu berhak atas kesempatan untuk berubah. Ia menegaskan bahwa YPMBPBI memiliki visi besar untuk menciptakan masyarakat tanpa kejahatan melalui pendidikan moralitas sejak dalam lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan ini bukan sekadar pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga menjadi cermin bagi petugas pemasyarakatan dalam memperkuat integritas dan empati dalam menjalankan tugas. Melalui sesi refleksi, peserta diajak untuk memahami arti moral, tanggung jawab, dan makna hidup bermartabat.

Dengan pelatihan “Who Am I”, Rutan Samarinda berharap setiap warga binaan mampu memperbaiki pola pikir, memperkuat akhlak, dan menumbuhkan semangat hidup baru, selaras dengan tujuan pemasyarakatan: mewujudkan manusia mandiri, bermartabat, dan berintegritas.

Laporan: Tim GrivMedia