Samarinda, GrivMedia — Rutan Kelas I Samarinda terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan pengolahan pangan, Selasa, (7/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Pelatihan dibuka oleh perwakilan Kepala Rutan, Praditya Panji Utama, yang menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Administrasi dan Perawatan.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keseriusan dan disiplin peserta dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan. Menurutnya, keterampilan di bidang pengolahan pangan memiliki peluang usaha yang cukup luas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung. Sejumlah produk berhasil diolah, seperti kroket, kolak biji salak, dan sago alpukat, menu sederhana dengan potensi nilai ekonomi.
Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Bagi warga binaan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari proses membangun kembali kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.
Melalui program ini, Rutan Samarinda berharap warga binaan mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta memiliki bekal keterampilan untuk membuka peluang usaha secara berkelanjutan.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












