Samarinda, GrivMedia — Senin (20/10), suasana Rutan Kelas IIA Samarinda sedikit berbeda dari biasanya. Di balik gerbang besi yang kokoh dan langkah para petugas yang teratur, hadir tim dari Satuan Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sat Pamintel DitjenPAS). Mereka datang bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan roda pemasyarakatan berputar sesuai arah dan aturan.
Kunjungan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Nomor PAS.7-SA.04.01-256 tertanggal 14 Oktober 2025, sebagai tindak lanjut instruksi Direktur Pengamanan dan Intelijen, Tatan Dirsan Atmaja. Tim yang dipimpin oleh Imam Sapto Riadi itu menjalankan misi monitoring selama tiga hari di wilayah Kalimantan Timur.
“Kegiatan ini untuk menciptakan keselarasan kerja antara pimpinan pusat dan jajaran di wilayah hingga ke Unit Pelaksana Teknis. Kami ingin memastikan setiap lini bekerja sesuai standar dan saling terhubung,” ujar Imam Sapto Riadi di sela kegiatan.
Di Rutan Samarinda, tim Sat Pamintel disambut langsung oleh Plh. Kepala Rutan beserta jajaran. Dalam lawatannya, tim melakukan pengecekan pada beberapa titik vital: ruang CCTV, Wartelsuspas, serta blok hunian. Setiap ruang diperiksa, setiap prosedur dikonfirmasi, semuanya untuk memastikan keamanan dan pengawasan berjalan dalam koridor yang telah ditetapkan.
“Harapannya, keselarasan dan penerapan SOP dalam tugas ke depan dapat terus dijaga. Rutan harus selalu dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif,” tambah Imam.
Langkah-langkah monitoring ini menjadi cerminan dari upaya berkelanjutan Ditjen Pemasyarakatan dalam memperkuat sistem pengamanan lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia, agar setiap pintu yang tertutup di balik tembok tinggi, tetap terbuka bagi semangat pembinaan dan ketertiban.
Laporan: Tim GrivMedia












