Jakarta, GrivMedia – Di balik misi menjaga perdamaian dunia, ada pengorbanan prajurit yang tak selalu pulang. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengunjungi Pusat Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Jawa Barat, Senin (19/10), untuk memberikan penghormatan kepada personel Indonesia yang gugur saat bertugas di bawah bendera PBB pada 1957.
Dalam kunjungan tersebut, Guterres meletakkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para personel yang gugur. Informasi itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl, dalam keterangan, Senin.
“Kunjungan ke PMPP menjadi bentuk penghargaan atas komitmen dan kontribusi panjang Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB,” ujar Vahd.
Selain memberikan penghormatan, Guterres menyampaikan pesan motivasi kepada 180 personel TNI yang akan diberangkatkan untuk menjalankan Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensional PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).
Kunjungan tersebut menegaskan kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian internasional, sekaligus memberi dukungan kepada para prajurit yang akan bertugas di wilayah misi.
Guterres tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (17/10) malam. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, ia juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hubungan dan kerja sama Indonesia dengan PBB di tengah berbagai tantangan global.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












