Advertisement

Warga Sei Mangkei Desak Polisi Usut Dugaan Peredaran Sabu, Kapolres: Akan Kami Tindak Lanjuti

Warga Sei Mangkei Desak Polisi Usut Dugaan Peredaran Sabu, Kapolres: Akan Kami Tindak Lanjuti

Simalungun, GrivMedia – Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, kembali menjadi sorotan warga. Sejumlah masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara terbuka dan profesional terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Seorang warga yang meminta identitasnya disamarkan, Irfan, mengaku resah dengan dugaan aktivitas peredaran sabu yang disebut-sebut melibatkan beberapa pihak di wilayah tersebut.

Menurutnya, aparat kepolisian perlu segera turun tangan agar berbagai dugaan yang beredar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Senada dengan itu, Danu (nama samaran) menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh mengabaikan informasi yang telah ramai diperbincangkan warga.

“Jika memang ada dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba, harus diusut secara tuntas dan transparan. Jangan sampai muncul anggapan bahwa ada pihak yang kebal hukum,” ujarnya.

Keresahan serupa juga disampaikan Bandit (nama samaran). Ia menilai persoalan narkoba di Kabupaten Simalungun sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan karena dinilai berdampak terhadap generasi muda, keamanan lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat.

“Masyarakat berharap pemberantasan narkoba tidak hanya menyasar pengguna kecil. Jika ada dugaan jaringan yang lebih besar, harus ditindak sesuai hukum yang berlaku tanpa tebang pilih,” katanya.

Bandit bahkan meminta perhatian lebih dari aparat penegak hukum tingkat provinsi apabila persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang lebih luas.

Menanggapi informasi tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang diterima.

“Terima kasih informasinya, akan kami tindak lanjuti,” ujarnya singkat. Sabtu (30/5).

Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi

Iklan Jivantika Berita