Samarinda, GM – Dalam upaya mendukung Program Astacita Presiden, 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, memulai langkah penting dengan melepas benih ikan nila ke kolam pembibitan pada Jumat, (14/02/25).
Sebanyak 3.000 benih ikan nila dipersiapkan untuk pembudidayaan sebagai bagian dari pelaksanaan arahan pimpinan. langkah ini selaras dengan program ketahanan pangan yang termuat dalam poin-poin strategis, yaitu poin kedua Program Astacita Presiden, poin kedua dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta poin kelima dari 21 Arahan Dirjen Pemasyarakatan.
Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia meskipun terbatas, Kepala Rutan (Ka. Rutan) Samarinda beserta tim, optimistis mampu menjalankan program ketahanan pangan secara maksimal.
“Hari ini kami bersama pejabat struktural dan jajaran melakukan pelepasan benih ikan nila. kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami mendukung program ketahanan pangan yang telah menjadi instruksi penting, terutama di satuan kerja pemasyarakatan. Saya berharap, apa yang kami lakukan hari ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ungkap Heru.
Dalam kesempatan yang sama, Kasi Yantah Dahlan Hidayat memberikan penjelasan tambahan, bahwa selain menjalankan program pimpinan dan Presiden, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Program ini dirancang untuk membantu mereka memenuhi syarat integrasi, sekaligus mengasah kemampuan dan ketekunan. harapannya, saat kembali ke masyarakat kelak, warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat,” paparnya.
Selama beberapa pekan ke depan, jajaran Rutan Samarinda melalui subseksi kegiatan kerja bersama warga binaan akan melakukan pemeliharaan dan perawatan intensif terhadap benih ikan nila. langkah ini bertujuan memastikan kualitas benih agar tumbuh optimal hingga masa panen tiba.
Kegiatan pembudidayaan ini diharapkan mampu meningkatkan program pembinaan bagi warga binaan, khususnya dalam bidang bimbingan kerja (Bimker), serta memberikan mereka keterampilan yang aplikatif. Rutan Samarinda juga diharapkan dapat berkontribusi lebih banyak dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Samarinda












