GM — Dunia gulat berduka. Hulk Hogan, ikon WWE dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah hiburan olahraga, meninggal dunia pada usia 71 tahun, Kamis pagi, (24/7/25), di Florida, Amerika Serikat.
Mengutip laporan TMZ Sports, tim medis dikerahkan ke kediaman Hogan di Clearwater setelah menerima panggilan darurat terkait henti jantung pada pukul 09.51 waktu setempat. Meski sempat mendapat tindakan kompresi dada dan pertolongan darurat, Hogan dinyatakan meninggal dunia pukul 11.17.
Kepala Kepolisian Clearwater, Nate Burnside, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kejahatan atau aktivitas mencurigakan dalam kematian sang legenda.
Hogan, yang bernama asli Terry Gene Bollea, dikenal luas sejak era 1980-an lewat fenomena “Hulkamania” usai merebut sabuk juara dari Iron Sheik pada 1984. Gaya khasnya, bandana kuning, tubuh kekar, dan kumis tebal, menjadikannya ikon budaya pop lintas generasi.
Selain sukses di ring, Hogan juga membintangi sejumlah film dan acara televisi. Ia menjadi tokoh sentral dalam sejarah WrestleMania, termasuk duel klasik melawan Andre the Giant dan The Rock.
Sempat terlibat skandal dan dicopot dari WWE Hall of Fame pada 2015, Hogan kembali dilantik pada 2020 sebagai bagian dari grup legendaris New World Order (NWO).
Beberapa pekan sebelum wafat, rumor kondisi kritis sempat dibantah istrinya, Sky, usai Hogan menjalani operasi leher. Saat itu, kondisi jantung Hogan disebut masih stabil.
Kepergian Hulk Hogan menutup babak penting dalam sejarah gulat profesional dunia—seorang bintang yang tidak hanya menjual pertarungan, tetapi juga mimpi dan semangat.
Tim GrivMedia













