Doloksanggul, GrivMedia — Setelah hampir dua bulan terisolasi akibat banjir dan tanah longsor, akses menuju Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan akhirnya kembali terbuka. Untuk pertama kalinya sejak bencana, kendaraan roda empat berhasil menembus desa tersebut melalui jalan bukaan baru dari Desa Sampetua, Rabu, (21/1).
Rombongan yang dipimpin Bupati Oloan Paniaran Nababan bersama anggota DPRD Humbang Hasundutan Jamonang Nababan serta Sekretaris Daerah Chiristison Rudianto Marbun menempuh perjalanan dengan kendaraan roda empat secara hati-hati. Kondisi jalan masih dipenuhi material longsor dan tanah yang labil.
Kedatangan rombongan disambut haru warga. Beberapa warga bahkan tak kuasa menahan air mata setelah hampir dua bulan aktivitas desa lumpuh akibat terputusnya akses jalan utama yang selama ini menjadi jalur distribusi logistik dan penggerak ekonomi.
Di tengah pertemuan bersama warga di UPT SD Negeri 121 Batu Nagodang Siatas, Bupati Oloan mengawali sambutan dengan mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026. Ia kemudian mengajak warga menyanyikan lagu pujian dari Buku Ende nomor 70, “Naung Salpu Taon Na Buruk i”. Suasana haru kembali terasa ketika warga mengikuti lagu tersebut.
“Seperti yang dirasakan warga pasca bencana, kami juga merasakannya. Jangan menyerah, kita harus tetap semangat. Pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Oloan.
Ia mengingatkan bahwa meski akses jalan sudah dapat dilalui saat cuaca cerah, masyarakat dan pengendara tetap diminta berhati-hati karena kondisi tanah masih belum sepenuhnya stabil. Pemerintah daerah, kata dia, terus melanjutkan upaya pemulihan agar akses transportasi benar-benar aman dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga desa terdampak.
Kepala Desa Batu Nagodang Siatas Hiras Simanullang menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, pembukaan jalan menuju desa tersebut menjadi harapan baru bagi warga setelah melewati masa sulit pasca bencana.
“Pak Bupati selalu hadir memberi semangat kepada kami. Pembukaan jalan ini seperti mimpi bagi warga,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah daerah bersama aparat kecamatan, kepolisian, dan TNI juga menandatangani berita acara serah terima lahan relokasi bagi warga terdampak longsor di Desa Sampetua. Lahan yang berada di kawasan Sosor Ladang itu akan digunakan untuk pembangunan permukiman relokasi bagi warga Dusun I Desa Batu Nagodang Siatas.
Pemerintah merencanakan pembangunan 30 unit rumah relokasi lengkap dengan tembok pembatas kawasan serta pematangan lahan sekitar satu hektare untuk pengembangan permukiman warga.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












