Samarinda, GrivMedia — Di bawah langit malam yang masih menggantungkan embun, langkah-langkah petugas menggema di lorong-lorong sempit Rumah Tahanan Negara (Rutan) Samarinda. Tepat pukul 23.00 WITA, Jumat (10/10), razia gabungan antara Rutan Samarinda dan Aparat Penegak Hukum (APH) Polri dimulai dengan operasi senyap yang menandai keseriusan dalam menjaga ruang di balik jeruji tetap bersih dari ancaman gelap.
Kegiatan itu disaksikan langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Hernowo Sugiastanto, didampingi Kabid Pelayanan dan Pembinaan Narapidana Syahroni, serta unsur Satoppatnalpas Ditjenpas Kaltim.
Sebelum razia dilakukan, Kepala Rutan Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, memimpin apel siaga. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya profesionalitas dan pendekatan humanis.
“Saya berharap rekan-rekan melakukan razia secara detail dan menyeluruh, namun tetap mengedepankan kemanusiaan. Setiap sudut harus disusuri, setiap kemungkinan harus diantisipasi,” ujarnya dengan nada tegas namun berimbang.
Razia berlangsung hingga dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA. Warga binaan dikeluarkan secara bergantian untuk memudahkan pemeriksaan di blok hunian. Lampu senter berpendar di setiap sudut kamar, menyapu bayangan yang mungkin menyembunyikan pelanggaran.
Namun malam itu, tak ditemukan barang terlarang. Tak ada sabu, tak ada telepon genggam, tak ada benda yang menodai ketertiban.
“Semua berjalan tertib dan lancar. Tidak ditemukan barang terlarang ataupun obat-obatan terlarang,” ungkap Hernowo, memastikan hasil operasi.
Lebih dari sekadar razia, kegiatan ini menjadi simbol sinergitas antara Rutan Samarinda dan aparat penegak hukum. Sebuah langkah nyata dalam komitmen Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta tekad untuk menciptakan Rutan Samarinda yang bersih dari narkoba dan alat komunikasi ilegal.
Malam itu, jeruji besi bukan sekadar batas, melainkan cermin komitmen: bahwa di balik dinding batu dan baja, masih menyala tekad untuk menjaga marwah penegakan hukum tetap terang.
Laporan: Tim GrivMedia












