Simalungun, GrivMedia — Suasana malam Natal di Perumahan Rorinata, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, berubah mencekam. Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di RS Bhayangkara Tebing Tinggi diduga menyemprotkan cairan cabai dan melepaskan tembakan menggunakan airsoft gun, hingga melukai lima warga, Rabu (24/12).
Pelaku berinisial SS (48) kini telah diamankan Polres Simalungun. Polisi menyatakan penangkapan dilakukan hanya dalam hitungan jam setelah peristiwa terjadi.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, lima korban masing-masing mengalami luka tembak dan kekerasan fisik. Empat orang tertembak di bagian tubuh berbeda, sementara satu korban mengalami iritasi mata akibat semprotan cairan cabai.
“Korban Deardo Purba mengalami luka tembak di dada kiri dan telah dirujuk ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam. Korban lainnya mengalami luka di kaki, tangan, dan perut,” ujar Verry, Jumat (26/12).
Peristiwa bermula dari persoalan sepele terkait lampu hias Natal di lingkungan perumahan yang rusak setelah tersangkut kendaraan pelaku. Teguran warga berujung cekcok, kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan yang memicu kepanikan warga sekitar.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk airsoft gun, satu senapan angin, dan satu tabung gas air mata. Saat ini, penyidik masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tanpa izin serta Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












