Medan, GrivMedia – Di usianya yang masih belia, Caroline Cicilia Nababan telah menorehkan catatan yang tak sederhana. Siswi SD Negeri 18 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara itu berhasil meraih medali emas pada ajang Asia Science & Mathematics Competition Global Round 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 11–12 Juli 2026.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah dan daerah asalnya, tetapi juga bagi Sumatera Utara di panggung internasional. Kompetisi sains dan matematika tingkat Asia itu diikuti peserta dari berbagai negara dan dikenal sebagai salah satu ajang akademik bergengsi bagi pelajar.
Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan hadiah berupa satu unit rumah serta dukungan pendidikan berkelanjutan bagi Caroline.
“Kalau enggak salah dikasih rumah sama Pak Bobby, terima kasih bapak,” ujar Caroline didampingi kedua orang tuanya di Medan, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (31/7).
Selain rumah, Caroline juga memperoleh beasiswa pendidikan, bantuan biaya bimbingan belajar, serta perangkat tablet untuk menunjang proses belajarnya.
Ibunda Caroline, Linsiani, mengatakan perhatian pemerintah menjadi penyemangat bagi putrinya untuk terus menorehkan prestasi.
“Pak Gubernur minta Caroline belajar yang baik dan semangat. Biaya les akan ditanggung, bahkan beasiswa hingga kuliah,” ujarnya.
Di balik prestasi akademiknya, terselip kepolosan seorang anak. Saat bertemu langsung dengan gubernur, Caroline mengaku sempat bertanya tentang besaran gaji seorang kepala daerah.
“Senang bisa ketemu Pak Gubernur. Caroline tanya, berapa gaji bapak. Pokoknya gaji bapak itu besar,” ucapnya sambil tersenyum.
Penghargaan tersebut menjadi pesan bahwa prestasi anak-anak daerah dapat tumbuh menjadi cahaya yang menerangi masa depan. Dari ruang kelas sederhana di Labuhanbatu, langkah Caroline kini menjangkau panggung Asia, membawa nama Sumatera Utara dengan kebanggaan dan harapan.
Sumber: Antara
Editor: Redaksi












