Advertisement

Kreasi Manik-Manik, Jalan Sunyi Menuju Kemandirian di Rutan Samarinda

Kreasi manik-manik jalan sunyi menuju kemandirian di Rutan Samarinda

Samarinda, GrivMedia — Di balik pagar tinggi dan waktu yang berjalan pelan, kreativitas menemukan jalannya sendiri. Rutan Kelas I Samarinda kembali membuka ruang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk berkarya melalui pelatihan meronce manik-manik, sebuah program pembinaan kemandirian yang menumbuhkan harapan baru.

Butiran manik kecil dirangkai dengan teliti menjadi gelang, kalung, hingga gantungan kunci. Warna-warni yang dipilih tak sekadar estetika, ia adalah cerita tentang ketekunan, kesabaran, dan proses memperbaiki diri. Petugas pembina mengajarkan pola, ketepatan simpul, hingga kerapian produksi, memastikan setiap karya lahir dengan kualitas layak jual.

Program ini bukan hanya mengisi waktu, tetapi membuka pintu masa depan. Kreasi hasil pelatihan dapat dipasarkan sebagai produk kerajinan tangan bernilai ekonomi. Bagi WBP, ini lebih dari sekadar keterampilan. Ada peluang usaha yang menanti saat mereka kembali ke masyarakat, ada kepercayaan diri yang tumbuh seiring satu demi satu manik terpadu menjadi karya.

Pembinaan kemandirian di Rutan Samarinda kembali membuktikan bahwa rehabilitasi bukan hanya perbaikan moral, tetapi juga pemberdayaan, agar ketika pintu besi terbuka nanti, mereka melangkah dengan kemampuan, bukan hanya penyesalan.

Laporan: Tim GrivMedia

Iklan Jivantika Berita