Advertisement

Razia Malam di Rutan Batam: Menyapu Bayang-Bayang Gelap di Balik Jeruji

Batam, GM – Malam di Rutan Kelas IIA Batam tak hanya diselimuti lampu temaram. Kamis (14/8/25) itu, langkah-langkah tegas menggema di lorong-lorong besi. Petugas Rutan bersama TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional, dan Badan Intelijen Negara membentuk barisan, seperti sapu lidi yang bergerak serempak. Menyisir tiap sudut blok hunian.

Apel gabungan menjadi pembuka, lalu razia dimulai. Setiap kamar warga binaan diperiksa, dari kasur hingga celah kecil yang berpotensi menjadi persembunyian barang terlarang. Tidak berhenti di situ, 25 warga binaan dan 5 petugas terpilih acak menjalani tes urine.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyebut operasi ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga pemasyarakatan bebas dari narkoba, telepon genggam, dan barang terlarang lainnya. “Sinergi ini bukti nyata bahwa keamanan bukan sekadar kewajiban, tetapi harga mati,” ujarnya.

Malam itu, Rutan Batam bukan sekadar penjara. Ia menjelma panggung pembersihan, di mana lintas instansi berkoordinasi demi satu tujuan: menutup celah bagi bayang-bayang gelap di balik jeruji.

Tim GrivMedia