Jakarta, GM – Musisi sekaligus pengacara, Muhammad Ari Pratomo, resmi merilis album terbarunya di seluruh platform musik digital. Kali ini, ia meninggalkan nama panggung lamanya, MuhammadAriLaw, dan memilih tampil menggunakan nama asli, sebuah langkah yang disebutnya sebagai bentuk kejujuran artistik.
Album yang mengusung genre rock sosial dengan balutan folk dan akustik ini menyuarakan isu-isu kemasyarakatan dengan lirik yang reflektif dan penuh kepedulian. “Musik ini adalah suara dari sisi lain seorang pengacara. Bukan di ruang sidang, tapi di ruang hati masyarakat,” kata Ari. Selasa, (14/5/25).
Dikenal sebagai figur publik multitalenta. pengacara, musisi, penulis, sekaligus podcaster, Ari menyatukan seluruh identitasnya dalam album ini. Ia mengusung pendekatan yang lebih personal dan autentik, baik secara musikal maupun dalam narasi personal yang dibawanya.
Langkah mengganti nama panggung dinilai sejalan dengan upayanya membangun reputasi lintas bidang sekaligus mempererat ikatan emosional dengan pendengar. Album ini tersedia di berbagai platform streaming seperti Spotify, Apple Music, Joox, dan YouTube Music.
Melalui musik, Muhammad Ari Pratomo menegaskan dirinya tak hanya berbicara lewat hukum, tapi juga menyuarakan keadilan dari ruang kreativitas yang lebih luas.












