Samarinda, GM – Jelang pergantian tahun 2024, Rutan Kelas I Samarinda Kanwil Kemenimipas Kaltim mengadakan muhasabah dan do’a bersama refleksi akhir tahun 2024 pada Selasa, (31/12/24) pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud muhasabah atau introspeksi diri selama setahun agar lebih mengingat diri dalam perjalanan 360 hari dengan apa yang sudah kita lakukan.
Bertempat di Masjid At-Tawwabin Rutan Samarinda, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan (Ka. Rutan) Samarinda, Heru Yuswanto, beserta pejabat struktural, serta pegawai dan warga binaan.
Kegiatan muhasabah dan do’a bersama akhir tahun ini dipimpin Guru Achmad Baihaqi, yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu warga binaan yang mengawali kegiatan agar berjalan khidmat, dan penuh keberkahan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin serta dzikir Ratibul Haddad yang dipimpin Guru Achmad Baihaqi, Ia berharap dengan berkat Surah Yasin dan dzikir dapat mencegah bala bagi diri, serta lingkungan, khususnya di Rutan Samarinda.
Selanjutnya, dalam tausyiahnya, Guru Baihaqi menyampaikan agar selalu mengingat Allah SWT, baik di dalam pekerjaan maupun dimana saja berada, serta selalu mengingat diri kita bahwasanya kita manusia adalah seorang hamba yang banyak berbuat dosa.
“Muhasabah ini kita disuruh untuk introspeksi diri, serta merenungi apa yang sudah kita lakukan, baik itu kepada Allah SWT maupun kepada sesama makhluk, kita harus menyadari dengan sepenuh hati bahwa kita adalah seorang hamba yang tidak luput dari dosa,” terangnya.
“Maka dari itu, kita selalu dianjurkan untuk banyak-banyak mengingat Allah SWT dengan beristighfar, serta selalu istiqomah beribadah kepada Allah SWT,” tambahnya.
Disela-sela tausyiahnya, Ia mengajak jama’ah yang hadir, baik pegawai dan warga binaan untuk beristighfar kepada Allah SWT, mengingat, serta merenungi akan salah dan khilaf yang sudah diperbuat selama ini baik kepada Allah SWT maupun kepada makhluk.
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. do’a tersebut untuk memohon ampunan dari Allah SWT. “Allah tutupi aib-aib kita, serta Allah jaga kita dari segala marabahaya, kegiatan ini menjadi momen yang sangat berarti bagi semua pihak yang terlibat, baik pegawai, maupun warga binaan.”
Muhasabah dan doa bersama di akhir tahun 2024 ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan rohani di Rutan Samarinda, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh jama’ah yang hadir.
Serta dapat mengambil pelajaran, bermuhasabah diri dari tausyiah yang sudah disampikan, dengan harapan untuk memulai tahun baru 2025 dengan harapan dan tekad yang lebih baik lagi.












