Samarinda, GrivMedia — Rutan Kelas I Samarinda resmi menutup Program Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebuah rangkaian pembinaan yang selama ini berjalan dengan penuh antusiasme dan disiplin. Program tersebut menjadi jembatan penting bagi WBP untuk memperbaiki kesehatan mental, menata perilaku, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Dalam acara penutupan, hadir Yayasan Sekata Balikpapan selaku mitra pelaksana. Kepala Rutan Kelas I Samarinda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tulus atas dedikasi Yayasan Sekata selama proses rehabilitasi berlangsung. Ia menegaskan bahwa ilmu dan pendampingan yang diterima para peserta harus menjadi bekal nyata untuk memperbaiki kualitas hidup mereka. “Kita berharap mereka pulang dengan versi terbaik dari dirinya,” ujarnya.
Ketua Yayasan Sekata Balikpapan, Mohammad Efendi, turut menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan Rutan Samarinda. Baginya, keterlibatan dalam proses pembinaan WBP bukan hanya tugas sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral untuk mengembalikan manusia kepada martabatnya. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut dalam program-program positif berikutnya.
Penutupan tersebut bukan sekadar akhir dari sebuah program, tetapi menjadi tanda lahirnya harapan baru bagi WBP, sebuah langkah awal menuju perubahan diri dan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Laporan: Tim GrivMedia












