Samarinda, GM – Dua taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) membekali warga binaan Rutan Kelas I Samarinda keterampilan membuat tempe dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Selasa (9/7/25).
Kegiatan pembinaan kemandirian ini disambut baik oleh jajaran Rutan Samarinda. Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Dahlan, yang mewakili Karutan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
“Kami berharap para warga binaan mengikuti pelatihan ini secara tuntas. Ilmu yang didapat bisa menjadi bekal berharga setelah bebas, bahkan dapat menjadi sumber penghasilan,” ujarnya dalam sambutan.
Kegiatan dipandu langsung oleh dua taruna, Gumilar dan Erick, yang membimbing peserta dari tahap persiapan bahan, peralatan, hingga proses fermentasi menjadi tempe siap konsumsi.
“Kami senang bisa berbagi pengalaman di bidang produksi tempe kepada warga binaan. Semoga bermanfaat dan bisa diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” kata Gumilar.
Kasubsi Bimbingan Kegiatan Kerja, Muhammad Abduh, juga menyatakan kesiapan pihak rutan untuk berkolaborasi dalam program pembinaan kemandirian ini.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri bagi warga binaan pasca pemasyarakatan.












