Advertisement

Warga Binaan Rutan Samarinda Dibekali Ilmu Tata Cara Penyelenggaraan Jenazah

Samarinda, GM – Rutan Kelas I Samarinda, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan pembinaan, kali ini warga binaan kembali mendapatkan asupan Ilmu Agama, yakni Bab Fiqih, khususnya dalam hal tata cara penyelenggaraan Jenazah. Sabtu (26/01/25).

Bertempat di Masjid At-Tawwabin Rutan Samarinda, tata cara penyelenggarakan jenazah ini dibawakan oleh Guru Ahmad Baihaqi, yang merupakan lulusan Pondok Pesantren Ibnu Amin Pamangkih Kalsel yang diikuti oleh warga binaan yang beragama Islam.

Ka. Rutan Samarinda, Heru Yuswanto mengatakan, kegiatan yang diajarkan kepada para warga binaan yakni cara memandikan jenazah, mengkafani, menshalati, dan menguburkan jenazah.

“Hal ini sebagai bekal warga binaan untuk dapat diimplementasikan kepada masyarakat jika kelak mereka sudah bebas. upaya ini juga agar stigma masyarakat kepada warga binaan tidak selalu negatif,” kata Heru.

“Sebelumnya, warga binaan sudah mendapatkan pemahaman teori dari Guru Baihaqi, maka kali ini dilanjutkan praktek mengurus jenazah dengan alat peraga yang telah disiapkan,” tambahnya.

Pelatihan tersebut dianggap penting karena masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui tata cara mengurus jenazah.

“Pembinaan ini sangat penting, terutama pada saat mereka bebas nanti. mereka bisa mengetahui cara mengurus jenazah, juga nantinya dapat membantu orang lain. hal ini dapat membina kualitas keagamaan yang lebih mendalam di masyarakat,” pungkas Heru.