Simalungun, GrivMedia — Warga di kawasan Simpang Bak, Karangsari, Simalungun, mengeluhkan terhentinya aliran air PDAM Tirtalihou sejak Jumat pagi, (15/5). Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu karena air tidak mengalir hingga malam hari.
Salah seorang warga, Dani, menyebut aliran air PDAM di wilayahnya selama ini memang kerap tidak menentu. Menurutnya, air biasanya mengalir hanya pada jam-jam tertentu sebelum kembali mati.
“Kadang hidup pagi, kadang siang jam 2, setelah itu mati lagi,” ujarnya kepada redaksi, Jumat malam.
Keluhan tersebut, kata Dani, sebelumnya pernah disampaikan kepada petugas. Namun warga mendapat penjelasan bahwa kondisi geografis berupa dataran tinggi merupakan faktor penyebab distribusi air PDAM tidak stabil.
Situasi berbeda terjadi pada Jumat ini. Sejak pagi hingga malam, air disebut sama sekali tidak mengalir ke rumah warga.
Menanggapi keluhan, petugas PDAM Tirtalihou wilayah Karangsari, Suryadi, menjelaskan gangguan terjadi akibat pompa air di Karang Anyar mengalami kerusakan setelah diduga tersambar petir.
“Pompa PAM Karang Anyar terbakar, satu terkena petir,” kata Suryadi.
Pihak PDAM meminta pelanggan di wilayah tersebut untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung agar distribusi air dapat kembali normal.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












